Contoh Artikel SEO : Tips Dan Trik Mengatur Setting Crossover Pada Sound System

Pembahasan kali ini, tim SEO Entrepreneur akan memberikan contoh artikel SEO Friendly dengan panjang sekitar 400 kata. Silahkan untuk simak dan pahami struktur SEOnya dari artikel Tips dan Trik mengatur setting crossover pada sound system.

Tips Dan Trik Mengatur Setting Crossover Pada Sound System

Goshen - Jual sound system6

Tidak sedikit yang merasa bahwa crossover dalam sound system tidaklah penting. Apalagi untuk acara pernikahan. Hal ini berbeda jika sistem suara digunakan untuk studio musik. Crossover digunakan untuk membagi sinyal dari input suara, sehingga hasil output lebih jelas, sama dengan sumbernya, dan tidak bercampur. Untuk itu perlu setting yang tepat. Selain bertanya pada tempat jual sound system, berikut adalah cara atur alat crossover yang harus Anda kuasai.   

 

Perhatikan Label Frekuensi Yang Ada Di Perangkat Lalu Setting

Pada dasarnya, setiap perangkat sound system pasti sudah dilengkapi dengan panduan pemasangan dan juga penjelasan penting lainnya. Dalam hal ini, mengetahui frekuensi yang sesuai akan sangat vital untuk kualitas output suara. Anda bisa mengetahui ukuran frekuensi dengan melihat label yang tertera atau dari buku panduan. Salah satu contohnya adalah 32- 10,000Hz yang menjelaskan rentang frekuensi yang bisa diterima.

Setelah Anda paham, masuk pada menu pengaturan receiver. Pada menu tersebut, perhatikan dengan baik frekuensi terendah yang dimiliki perangkat. Seperti contohnya adalah 30Hz. Lakukan setting angka frekuensi pada menu tersebut menjadi dua kali lipat lebih sedikit, yakni 80Hz. Pengaturan angka ini bisa Anda lakukan sendiri atau minta bantuan dari toko jual sound system.

 

Menyesuaikan pengaturan phase Dengan Speaker

Karena begitu banyaknya jenis speaker output yang tersedia, pengaturan yang berlaku juga bergantung dengan tipe output yang digunakan. Berkaitan dengan hal tersebut, Anda harus atur Phase dan juga frekuensi agar sesuai dengan kemampuan speaker. Anda bisa mulai cara ini dengan mengarahkan semua speaker pada satu arah. Perhatikan suara bass yang muncul. Jika dirasa tidak sinkron, maka ganti pengaturan phase menjadi 0 atau 180.

 

Mengatur Crossover

Setelah mengatur phase dan juga frekuensi dari kedua perangkat tersebut, setidaknya Anda telah berhasil setting dengan baik. Namun jika perangkat dihubungkan dengan EQ atau equalizer, maka pengaturan crossover mungkin terjadi secara otomatis. Jika tidak, maka Anda harus lakukan pengaturan sendiri. Untuk tahap ini, Anda harus mencari tahu garis rendah frekuensi media output, seperti subwoofer.

Anda bisa mendapat informasi terkait dari website resmi atau tanyakan pada toko Jual sound system. Setelah itu, atur frekuensi crossover 10 hz lebih tinggi untuk hasilkan kualitas suara terbaik. Dengarkan dengan baik melalui speaker dan subwoofer yang digunakan. Pastikan terdapat transisi suara yang halus dan jelas. Apabila terdengar suara bass yang mengganggu, maka atur volume subwoofer untuk menyesuaikan suara lainnya.  

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan apabila akan menggunakan crossover sebagai alat tambahan dari sistem suara. Meski tidak selalu dibutuhkan, namun alat ini kerap digunakan untuk hasilkan suara yang lebih jernih. Dari informasi tersebut, bisa dikatakan bahwa cara settingnya tidak terlalu sulit. Anda bisa beli dan mencari informasi lebih lanjut mengenai sound system dan komponennya melalui Ghosen Swara Indonesia.

 

Penutup 

Itulah contoh artikel yang SEO Friendly. Jika Anda memiliki artikel SEO Friendly maka Anda bisa menggunakannya untuk berbagai macam keperluan, tak terkecuali untuk keperluan money site dan keperluan backlink.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *